Dalam satu tahun, terdapat puluhan judul film horor yang ditayangkan di bioskop dalam negeri. Akan tetapi, di balik kepopulerannya, film horor telah lama menjadi fokus kajian teori feminisme karena memiliki pola yang merepresentasikan diskriminasi terhadap perempuan.
Oleh: Florista Ayuni Panjaitan
“Awur-awur emplok” oleh Farida Nurhan, mokbang porsi besar bareng Tanboy Kun, kuliner keliling Indonesia ala Nex Carlos, atau review makanan bareng
Oleh: Arvilya Sukma
jika esok
di antara aku dan jasadku
/beri aku sekilas teguk
sebab dalamnya
/kelak ku perlu ditenangkan.
sedang sengsaramu
/biarlah turut ku